Cara Hitung Ongkir Cargo: LTL vs FTL untuk Bisnis
5 Juli 2026
Panduan lengkap menghitung ongkos kirim cargo untuk bisnis: kapan pakai LTL (gabungan) dan kapan FTL (satu truk), plus faktor berat vs volume.
Salah satu pertanyaan paling sering dari pelaku bisnis adalah bagaimana cara menghitung ongkos kirim cargo dengan tepat. Memahami komponen biaya membantu Anda memilih layanan yang paling efisien untuk margin usaha. Artikel ini membahas dua model utama pengiriman cargo B2B, yaitu LTL dan FTL, serta faktor yang menentukan tarifnya.
Berat Aktual vs Berat Volume
Ongkir cargo tidak selalu dihitung dari berat timbangan. Untuk barang ringan tetapi memakan ruang besar (misalnya furniture atau kemasan bervolume), berlaku berat volume. Rumus umum berat volume adalah panjang x lebar x tinggi (cm) dibagi faktor pembagi. Tarif dihitung dari nilai yang lebih besar antara berat aktual dan berat volume. Karena itu, memadatkan kemasan bisa menurunkan biaya kirim secara signifikan.
LTL (Less Than Truck Load)
LTL cocok bila volume kiriman Anda belum memenuhi satu truk penuh. Muatan dari beberapa pengirim digabung dalam satu armada, sehingga biaya ditanggung bersama dan lebih ekonomis untuk kiriman kecil sampai menengah. LTL ideal untuk UMKM, seller e-commerce, dan distribusi rutin bervolume sedang.
FTL (Full Truck Load)
FTL berarti Anda menyewa satu armada penuh untuk kiriman sendiri. Cocok untuk volume besar, barang sensitif yang tidak ingin digabung, atau kebutuhan estimasi yang lebih pasti karena truk berangkat langsung ke tujuan. Untuk muatan besar, FTL sering lebih murah per kilogram dibanding LTL.
Faktor Lain yang Memengaruhi Tarif
- Moda: darat, laut, atau udara. Laut paling ekonomis untuk antar pulau, udara paling cepat.
- Jarak dan rute: lihat estimasi tiap rute pengiriman kami.
- Jenis barang: barang khusus atau fragile memerlukan handling tambahan.
- Layanan tambahan: asuransi, pickup, dan door-to-door.
Cara Tercepat: Gunakan Kalkulator
Daripada menebak, gunakan fitur Cek Tarif OTW Logistics. Masukkan berat dan dimensi, sistem menghitung otomatis. Tarif OTW mulai Rp 2.000/kg dengan free pickup area Jabodetabek dan layanan door-to-door ke seluruh Indonesia.